Pages

Thursday, January 24, 2013

Company Secretary

Excel Management Consultants
 
We have been giving services to our clients, local business owners and foreign entrepreneurs, more than 4 year to their full satisfaction.


Please do not hesitate to contact us.

Noraisyan 019 3851880

Abdullah   013 2777117


Office    03 42657999
Fax        03 42657997

 Email:  excel.emc@gmail.com




Pesuruhjaya Sumpah di Ampang Point, Ampang

Telah dibuka di Dataran Palma, Ampang Point, Ampang, selangor.


B2-3 Blok B
Jalan Selaman 1
Dataran Palma
68000 Ampang
Selangor.






Sunday, January 13, 2013

Fatimah Az-zahra’ (alaihassalam) di Mata Nabi SAW




Fatimah Az Zahra (as) yang diberi gelar Kautsar (kebaikan yang berlimpah) dan Misykat (pelita) adalah sosok perempuan yang taat ibadah dan kehidupannya dipenuhi dengan cinta Rabbani. Dia selalu melalui malam-malamnya dengan bermunajat dengan Sang Khaliq.

Nabi SAW pernah bersabda bahwa cahaya Fatimah (as) telah diciptakan oleh Allah sebelum penciptaan langit dan bumi. Cahaya ini ditempatkan di bawah Arsy dan sibuk memuji dan bertasbih kepada Allah SWT.

Lalu Nabi melanjutkan, “Setelah Allah menciptakanku, Dia memasukkan cahaya Fatimah ke dalam sebiji buah apel surgawi. Jibril suatu hari datang kepadaku dengan membawa buah apel itu dan berkata, 'Wahai Muhammad! Ini adalah buah apel yang Allah berikan kepadamu dari surga.' Aku menerima buah apel itu dan meletakkannya di dada. Jibril lalu memerintahkan aku untuk memakannya. Ketika aku belah buah itu, muncul cahaya berkilau dan aku terkejut karenanya. Jibril berkata, 'Makanlah dan jangan khawatir! Cahaya itu di surga dikenal dengan nama Mansurah dan di bumi dikenal dengan nama Fatimah.' Aku pun bertanya, “Wahai sahabatku Jibril! Mengapa ia disebut dengan nama itu?’ Jibril (as) menjawab, “Dia diberi nama Fatimah di bumi ini karena dialah yang akan membebaskan para pengikutnya dari api neraka. Di surga dia bernama Mansurah karena dia akan membela para pengikutnya di alam akhirat kelak."

Inilah yang dimaksudkan oleh Firman Allah

و يومئذٍ يفرح المؤمنون بنصر اللّه ينصر من يشاء

“Pada hari itu orang-orang mukmin bergembira dengan pertolongan Allah. Dia menolong siapa saja yang dikehendakiNya.” (2) (3)

Read More




Mutiara Kata Fatimah Az Zahra (as)

1. Segala puji bagi Allah atas semua karunia-Nya Dan bagi-Nya rasa syukur atas segala pemberian-Nya. Dan juga segala pujian atas nikmat-nikmat –Nya yang berlimpah –limpah serta kesempurnaan dari segala nikmat-Nya yang tak terhitung. Dia menganjurkan untuk selalu bersyukur guna menambah nikmat-nikmat-Nya. Dan memerintah para makhluk untuk memuji-Nya atas segala karunia dan pemberian-Nya serta menganjurkan melakukan kebaikan.

2. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah , Yang Esa dan tidak bersekutu. Suatu kalimat yang keikhlaskan menjadi tumpuannya. Yang akan menerangkan hati serta meletakkan di tempatnya. Dan menyinari akal pikiran pengucapnya. Mata tidak mungkin dapat memandang-Nya dan tidak pula angan-angan mampu mengetahui bentuk-Nya.

3. Allah menciptakan segala sesuatu bukan dari sesuatu yang sebelumnya dan membentuk bukan dari percontohan yang ditirunya. Ia mengadakan dengan Qudrah-Nya dan menciptakannya dengan Iradah-Nya bukan karena ia butuh kepada apa yang diciptakan-Nya dan bukan karena mencari keuntungan (faedah) apapun dari apa yang diciptakan-Nya, kecuali agar terpancar kebijaksanaan-Nya sebagai rangsangan untuk mentaati-Nya serta untuk menampakkan kekuasaan-Nya. Dan sebagai jalan penyembahan atas-Nya Yang Esa. Serta pengokohan terhadap panggilan-Nya.

4. Allah jadikan (siapkan) pahala atas ketaatan pada-Nya, dan siksa atas pelanggar (bermaksiat) kepada-Nya, sebagai penghalau bagi hamba-hamba-Nya dari murka Allah, dan perangsang bagi mereka yang ingin ke surga.

5. Aku bersaksi bahwa ayahku (Nabi Muhammad saww) adalah hamba-Nya dan pesuruh-Nya, yang dipilih sebelum diutus, dan disebut namanya sebelum diciptakan, serta disucikan sebelum diutus, dikala para makhluk masih berada dialam ghaib serta terjaga dengan penjagaan yang kokoh. Yang akan menuju kepada ketiadaan dan sebagai pengetahuan dari Allah atas segala perkara yang mencangkup kejadian di segala zaman serta sebagai pengetahuan dari apa yang telah digariskan. Allah mengutusnya saww sebagai penyempurna dari perintah-Nya agar terlaksana ketentuan hokum-Nya dan agar terjadi apa yang di tentukan-Nya.

6. Allah melihat umat manusia berpuak-puak dalam agama mereka. Ada yang menyembah api, patung, Dan ada pula yang ingkar kepada Allah padahal mereka dalam pengertian akan keingkarannya. Lalu Allah menerangi mereka dari segala kegelapan melalui ayahku Muhammad saww. Dan menyingkap kekotoran hati hingga hilanglah debu yang menutupi mata-mata mereka.

7. Ayahku Muhammad saww memberi petunjuk kepada seluruh manusia dan mengangkat mereka dari jurang kesesatan. Serta menyadarkan mereka dari kebutaan hati, membimbing mereka dan menunjukkan mereka kepada jalan yang lurus (Shirat Al-Mustaqim) .

8. Kalian wahai hamba Allah adalah sasaran perintah dan larangan-Nya, pemikul agama dan wahyu-Nya, sebagai pengemban amanat Allah terhadap diri kalian sendiri dan penyampai ajaran-Nya kepada seluruh umat.

9. Ketahuilah wahai hamba Allah !. Bukti kebenaran-Nya yaitu janji yang disajikan kepada kalian dan warisan yang ditinggalkan bagi kalian adalah kitab Allah yang berbicara. Al-Quran yang benar, cahaya yang bersinar dan berkilauan. Terang bukti-buktinya, terungkap segala rahasia yang dikandungnya, sangat jelas dhahirnya dan orang selalu iri akan keagungan para pengikutnya.

10. (Ia adalah) kitab Allah…..Mengikuti (tuntunannya) akan memandu kejalan keridhaan, mendengarnya akan menyampaikan (mengantar) ke arah keselamatan. Dengannya akan dapat diraih hujjah-hujjah (bakti-bakti) Allah yang terang benderang , perintah-perintah-Nya yang jelas. Larangan-Nya yang harus dijaga, keterangan-Nya yang gamblang dan bukti-bukti-Nya yang memadai, sunnah yang dianjurkan, keringanan yang diberikan dan syariat-syariat-Nya yang di wajibkan.


11. Maka Allah jadikan keimanan sebagai penyuci kalian dari syirik.

12. Dan (Allah jadikan) shalat sebagai pembersih bagi kamu dari sifat sombong.

13. Dan (Allah jadikan) zakat sebagai penyucian diri dari demi pengembang rizki.

14. Dan (Allah jadikan) puasa sebagai pengokoh keikhlasan.

15. Dan (Allah jadikan) haji sebagai penegak agama.

16. Serta menjadikan keadilan sebagai keteraturan dan ketenangan untuk hati.

17. Dan (Allah jadikan) ketaatan kepada kita (Ahlul Bait a.s.) sebagai peraturan dalam agama dan keimamahan kita sebagai pengaman dari perpecahan.

18. Dan (Allah jadikan) jihad sebagai kemuliaan bagi Islam dan sebagai kehinaan bagi kekafiran dan kemunafikan.

19. Dan (Allah jadikan) kesabaran sebagai pembantu seseorang dalam meraih pahala.

20. Dan (Allah jadikan) ammar ma’ruf (menyuruh dalam kebaikan) dan nahi munkar (menegah kejahatan) sebagai cara kebaikan untuk masyarakat umum.

21. Dan (Allah jadikan) bakti kepada kedua orang tua sebagai penjaga dari amarah-murka-Nya.

22. Dan (Allah jadikan) menyambung tali rahim (silaturahmi) sebagai sarana penambah umur.

23. Dan (Allah jadikan) qishar (pembalasan yang sepandan) sebagai pencegah pertumpahan darah.

24. Dan (Allah jadikan) penunaian janji (nadzar) sebagai penyebab ampunan.

25. Dan (Allah menjadikan perintah) menyempurnakan timbangan (dalam jual beli) untuk meniadakan penganiayaan / penipuan.

26. Dan (Allah) melarang meminum khamer sebagai pembersih dari rijs (hal-hal keji).

27. Dan (Allah memerintah) untuk menjauhi menuduh (zina) tanpa dasar sebagai tabir penyelamat dari kutukan.

28. Dan ( Allah ) melarang pencurian agar terjaga harga dirinya.

29. Dan pengharaman syirik sebagai pemurnian sifat ke-Tuhanan-Nya (rabubiyah).

30. Allah SWT berfirman : “ Sesungguhnya telah dating kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan keimanan dan keselamatan bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin” (At-Taubah 128) . andai kalian mau mengagungkan dan mengenalnya, niscaya kalian dapatkan bahwa beliau adalah ayahku, bukan ayah bagi istri-istri kalian dan saudara anak pamanku (Ali bin Abi Thalib a.s.). Alangkah nikmatnya pemberi kemuliaan ini (Allah SWT).Lalu beliau (Rasulullah) menyampaikan risalah dan berdakwah dengan tegas untuk memberi peringatan, jauh dari jalan orang musyirikin, penghancur argumentasi dan menimpakan atas mereka kesusahan. Dan mengajak kejalan Tuhannya dengan hikmah dan nasihat yang baik, penghancur segala berhala, memukul kepala mereka hingga hancurlah kelompok mereka dan lari tunggang langgang, hingga jelas antara malam dan siang dan munculah kebenaran dari tempatnya. (menampakan kemurniannya) dan bersuaralah bukti agama serta bungkamlah suara-suara syetan dan tumbanglah penganut kemunafikan dan pudarlah ikatan (kesatuan) kekafiran dan perpeahan.

31. Kalian berada di pinggir jurang api neraka,menjadi pemabuk, rakus serta bergegas dalam kejelekan, kehormatan kalian terinjak-injak, sementara kalian belum beralas kaki dan hanya memakan dendeng,kalian hina, rendah dan selalu ketakutan akan diserang orang sekitar kalian. Keadaan ini berlangsung terus hingga Allah mengutus ayahku Muhamammad saww ke tengah-tengah kalian. Tiba-tiba dalam waktu sekejab kalian berubah menjadi pendusta , hina dan tercela, dan ahli kitab pun telah membuat makar namun setiap kali mereka menyalakan api peperangan, allah SWT memadamkannya.

32. Berkata Hasan bin Ali bin Abi Thalib a.s. : Di malam jum’at aku melihat ibuku berada di dalam mihrob sedang ruku’ dan sujud hingga hampir datang waktu subuh dan kudengar beliau berdoa untuk kaum mukminin dan mukminat dan menyebut nama-nama mereka serta memperbanyak doa untuk mereka, namun tidak berdoa untuk dirinya sendiri, lalu akau bertanya padanya : Wahai ibunda, mengapa tidak kudengar engkau berdoa untuk dirimu sebagaimana untuk orang lain ?. Beliau menjawab : Wahai anakku, utamakan tetangga terlebih dahulu baru diri kita (yang menghuni rumah).

33. Nabi Muhamammad saww bertanya pada Fatimah A-Zahra a.s : “Apa yang terbaik bagi wanita ?“. Beliau menjawab : “Yaitu hendaknya ia tidak melihat lelaki lain tidak dilihat lelaki lain."

34. Seorang wanita datang kepada Fathimah Az-Zahra a.s dan berkata : aku mempunyai seorang ibu telah lemah dan kadang ia telah lalai akan shalatnya dan kini ibuku menyuruhku bertanya padamu.. Fathimah a.s menjawabnya, kemudian wanita itu bertanya lagi tentang masalah lain dan beliau menjawabnya kemudian wanita itu bertanya lagi hingga sepuluh pertanyaan, seluruhnya telah di jawabnya. Perempuan itersebut merasa malu karena banyak bertanya, lalu ia berkata : Aku tidak ingin memberatkanmu wahai putrid Rasulullah, beliau menjawab : Kemarilah dan tanyalah apapun yang engkau maukan. Bagaimana menurutmu kalau ada seorang yang diberi upah seratus dinar emas untuk mengangkat suatu beban ke gedung yang bertingkat, adakah dia merasa keberatan ? Lalu ia berkata : Tentu tidak, Fathimah a.s melanjutkan : Untuk setiap permasalahan yang engkau tanyakan kepadaku, aku diberi pahala berupa permata yang banyaknya melebihi langit dan bumi, maka sudah sepantasnya aku tidak merasa keberatan.

35. Ya Allah ! Hinakan diriku dalam pandanganku dan agungkanlah diri-Mu dalam sanubariku,. Ilhamkanlah padaku ketaatan kepada-Mu dalam mengerjakan apa-apa yang meridhakan-Mu dan menjauhi apa-apa yang memarahkan-Mu wahai Dzat yang Maha Pengasih lagi Penyayang.

36. Ya Allah ! Berilah diriku kepuasan dengan rizki yang Engkau berikan,tutupi aibku dan berilah kesehatan padaku selama aku masih hidup. Dan ampuni serta rahmati diriku saat Engkau ambil ajalku. Ya Allah ! Janganlah Engkau sulitkan diriku dengan mencari sesuatu yang tidak takdirkan untukku dan permudahkanlah apa-apa yang Engkau takdirkan untukku.

37. Ya Allah ! Berilah balasan kebaikan untuk kedua orang tuaku dan semua orang yang telah menolongku. Ya Allah ! Jadikanlah aku berkonsentrasi penuh untuk sesuatu yang karena Engkau ciptakan aku. Dan jangan Engkau sibukkan aku dengan sesuatu yang sudah Engkau jamin untukku.. Serta jangan Engkau azab diriku sedang aku memohon ampun-Mu. Dan jangan Engkau halangi aku dari nikmat yang selalu kumohon kepada-Mu.

38. Syair yang beliau gubah untuk meratapi kepergiaan Rasulullah saww. Tahukah kalian apa yang diperoleh oleh orang yang pernah mencium semerbak harumnya tanah (kubur) Akhmad (Rasulullah). Dia tidak akan pernah merasakan kesulitan selama hidupnya. Namun kini (setelah kematiannya) aku ditimpa oleh berbagai masalah. Yang jika ditimpakan kepada siang, niscaya siang akan berubah menjadi malam.

39. Untuk langit mulai kelam. Sementara cahaya matahari mulai redup dan gulita. Bumipun menderita setelah kepergian Nabi, dan merasakan kesedihan yang amat dalam. Semua penjuru menangisi kepergiannya dan sepantasnya Bani Mudhar penduduk Yaman semuanya menangisinya. Gunung yang kekar juga menangisi beliau yang dermawan. Ka’bah yang bertabir dan berpilar meratapinya. Wahai penutup para nabi yang penuh barakah yang cahayanya berkilauan. Semogalah shalawat dari yang menurunkan Al-Quran selalu tercurah atasmu.

40. Sungguh setelah kepergianmu banyak berita dan perkara dahsyat yang terjadi. Andai Engkau hadir menyaksikannya tentu tidak akan banyak bencana. Kami kehilangan dirimu. Laksana bumi kehilangan hujan yang mengguyurnya, kaummu merusaknya. Maka saksikanlah perbuatan mereka dan jangan sampai anda tidak tahu (alpa).

---------
Sumber: abalzahra.blogspot.com

Wednesday, January 02, 2013

Contoh Surat Wasiat & Pesanan terakhir seorang Muslim

Persetujuan waris cara terbaik mengangkat, memuliakan wasiat

Contoh Surat Wasiat AmanahRaya.
Kefahaman wasiat dan pusaka bantu perancangan pelan kewangan serta pewarisan lebih sempurna

Rukun dan syarat wasiat

# Pewasiat (Al-Musi)
Pemilik sah harta yang sempurna pada masa kematian, siuman, berakal, berwasiat secara sukarela dan merdeka.

# Penerima wasiat (Al-Musho Lahu)
Penerima wasiat adalah umum; individu, badan kebajikan. Penerima hendaklah diketahui dengan jelas kecuali untuk perkara kebajikan, berkeahlian dan boleh menerima harta, bukan ahli waris menurut pendapat jumhur fuqaha’.

# Harta yang diwasiatkan (Al-Musho Bihi)
Harta terdiri daripada harta alih dan harta tidak alih, halal dimanfaatkan, boleh dipindah milik, boleh dimiliki dan milik pewasiat, harta bernilai menurut hukum syarak, harta itu tidak dihabiskan oleh hutang dan kadar harta tidak melebihi harta pewasiat.

# Lafaz wasiat (Sighah)
Berlaku proses transaksi lafaz wasiat, ijab dan kabul, niat oleh pewasiat dan diterima oleh penerima wasiat. Persetujuan ini hendaklah diambil kira selepas kematian pewasiat tanpa mengira sama ada penerima wasiat sudah bersetuju atau menolak wasiat ini sebelum kematian pewasiat.

# Ijab
Boleh dibuat melalui perkataan, tulisan atau isyarat membawa maksud wasiat dan hendaklah berterusan sehingga pewasiat meninggal dunia.

# Qabul
Boleh dibuat selepas kematian sama ada secara jelas; percakapan atau dilalah melalui perbuatan atau diam. Penolakan wasiat juga hendaklah dibuat selepas kematian pewasiat. Qabul dan penolakan wasiat tidak disyaratkan segera. Hak qabul dan menolak wasiat berpindah kepada ahli waris jika penerima wasiat mati sebelum berbuat demikian.

www.bharian.com.my









Diperturunkan contoh wasiat untuk kegunaan kalian semua.

Pesanan dari ku :

1.
2.
3. [ isikan dengan pesanan pewasiat]
4.
5.

*Nota : Wasiat hanya sah setakat 1/3 nilai keseluruhan harta simati. Penerima wasiat bukanlah seorang yang berhak kepada harta simati melalui faraid. Sebutkan nama pelaksana wasiat dengan khusus. Segala hutang simati mestilah dibayar sebelum 1/3 nilai keseluruhan harta diperolehi.

superstage.blogspot.com



salam,

pendapat saya, wasiat dan faraid adalah berbeza....

Sebagai contoh, sekiranya Si A ni mempunyai aset berjumlah RM1 juta. Si A yg
masih hidup telah mewasiatkan dimana RM 600k akan diserahkan kepada
isterinya dan RM 50k kepada anak lelakinya dan RM 100k kepada nak
perempuannya setelah kematian si A.
ini bermakna wasiat adalah pembahagian harta yg ditentukan si A semasa dia
masih lagi hidup.

Faraid pula bererti harta yg ditinggalkan si A setelah kematiannya tanpa
diwasiatkan kepada sesiapa.
Sebagi contoh: Baki aset Si A selepas diwasiatkan adalah RM 250k.
maka baki aset nilah yg perlu dibahagikan mengikut faraid.
Isteri : 1/8 dari RM250k = RM 31,250.00

baki : RM 250k - RM 31,250.00 = RM 218,750.00

Anak lelaki : 2/3 dari RM 218,750.00 = RM 145,833.00
Anak perempuan : 1/3 dari RM 218,750.00 = RM 72,916.00

harap dapat membantu.
www.mail-archive.com



Apa Guna Menulis Wasiat Kalau Waris Menentangnya?

Bagi menguatkan wasiat supaya ia dipatuhi oleh pewaris, maka pewasiat hendaklah menulis wasiat dengan sebaik mungkin. Bagi orang Islam, penulisan wasiat hendaklah diselitkan dengan unsur-unsur keislaman dan keimanan. Contohnya adalah seperti berikut:

>> Masukkan "Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani" pada mukadimah wasiat,

>>Sebagai orang Islam, kita hendaklah percaya kepada kehidupan selepas mati, dan insaflah kita sebagai mahluk Allah,

>>Harta dunia adalah pinjaman sahaja, harta dunia adalah hak Allah; jadi janganlah kita tamak dan sombong...

>>Hanya amalan dan ilmu semasa hidup di dunia, sedekah, doa anak yang soleh yang membantu kita selepas mati, bukannya harta berkoyan-koyan...

>> Patuhilah kepada ajaran Islam dan berpeganglah kita kepada al-Quran dan hadis...

>>Mohon waris-waris menghormati wasiat ini, janganlah berbalah-balah dan berebut-rebut harta semasa di dunia ini, akhirnya harta ditinggalkan juga....

>>Mohon waris-waris melepaskan hak-hak mereka dan mematuhi wasiat ini....

>>Semoga hidup kita diberkati Allah kerana tiada permusuhan di kalangan waris, semoga kita mendapat kesejahteraan di dunia dan akhirat....

>>Berilah kami kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat, dan jauhlah daripada seksaan api neraka...

Kita percaya dengan memasukkan kesedaran mengenai Islam dan keamanan, InsyaAllah pewaris akan mematuhi wasiat.
www.as-salihin.biz



My Blog List

Followers

Follow Us on Facebook

From Where?

widgeo

Star


c

Visitors Map

Visitors Map